Karama.id – Toronto, Portugal harus mengerahkan seluruh kemampuannya untuk melewati hadangan Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung penuh tekanan di Toronto Stadium, Kamis (2/7) waktu setempat atau Jumat pagi WITA, Selecao akhirnya memastikan kemenangan 2-1 berkat gol dramatis yang lahir di penghujung pertandingan.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Portugal langsung mengambil inisiatif permainan. Tim asuhan Roberto Martínez menguasai jalannya laga melalui kombinasi umpan-umpan pendek dan serangan dari kedua sisi lapangan. Meski tampil lebih dominan, rapatnya pertahanan Kroasia membuat peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol.

Babak pertama ditutup tanpa gol, namun intensitas pertandingan justru meningkat setelah turun minum. Kroasia yang lebih banyak bertahan berhasil mengejutkan Portugal ketika Ivan Perišić mencetak gol pembuka pada menit ke-53. Gol tersebut membuat Portugal berada dalam tekanan dan dipaksa bermain lebih agresif.
Respons Portugal datang tidak lama berselang. Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hadiah penalti setelah wasit, melalui bantuan VAR, menyatakan adanya pelanggaran di kotak terlarang. Cristiano Ronaldo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang pada menit ke-68 dan mengembalikan skor menjadi 1-1.
Setelah gol penyama kedudukan, pertandingan berubah menjadi duel terbuka. Portugal terus mengepung pertahanan Kroasia, sementara tim Balkan itu mengandalkan serangan balik cepat untuk mencuri gol kedua. Kedua tim sama-sama memperoleh peluang emas, namun penyelesaian akhir dan penampilan disiplin lini belakang membuat skor tetap bertahan hingga memasuki masa tambahan waktu.
Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, Portugal akhirnya menemukan momentum yang mereka cari. Pada menit ke-90+4, Gonçalo Ramos muncul sebagai pahlawan lewat sundulan tajam memanfaatkan umpan silang Rafael Leão. Gol tersebut membungkam perlawanan Kroasia sekaligus memastikan Portugal mengamankan tiket menuju babak 16 besar.
Kroasia sempat mencoba memberikan respons pada detik-detik terakhir dan bahkan berhasil menjebol gawang Portugal. Namun harapan itu sirna setelah wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside berdasarkan pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR).
Kemenangan ini memperlihatkan karakter Portugal sebagai salah satu tim unggulan yang mampu bangkit saat berada di bawah tekanan. Mental bertanding dan efektivitas pada momen-momen krusial menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat tersebut.
Dengan hasil ini, Portugal melangkah ke babak 16 besar dan akan menghadapi Spanyol dalam duel sesama kekuatan Eropa yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling dinanti pada fase gugur Piala Dunia 2026. Sementara itu, Kroasia harus mengakhiri perjuangannya setelah memberikan perlawanan sengit hingga detik terakhir pertandingan. *














